
“UN sebaiknya distop, sambil pemerintah memperbaiki kualitas pendidikan. Biaya yang sudah dikeluarkan cukup besar dan selama ini tidak berdampak pada perbaikan mutu pendidikan. Pemerintah sebaiknya patuh pada putusan Mahkamah Agung yang menyatakan UN dihentikan,” kata Suparman, Minggu (5/6).
Suparman menjelaskan, hasil kelulusan UN SMA/SMK/MA dan SMP/MTs. tahun ini memang lebih baik daripada tahun sebelumnya. Namun, hal ini bukan berarti pemerintah berhasil meningkatkan mutu pendidikan.
Suparman mencontohkan seperti hasil UN di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tetap rendah seperti tahun lalu. Ini menunjukkan, belum meratanya kualitas pendidikan.
“Jika UN dihentikan, kelulusan siswa akan ditentukan oleh sekolah seperti dulu. Biarkan sekolah yang memutuskan, karena sekolah yang tahu bagaimana perkembangan siswa yang bersangkutan,” ujar Suparman
Related Articles:
UN 2012
- Download Latihan Soal Ujian Nasional UN 2012
- Jadwal UN SD 2012
- Jadwal UN SMP 2012
- Jadwal UN SMK 2012
- Jadwal UN SMA 2012
- Kisi-kisi Ujian Nasional 2012
- Jadwal Ujian Nasional 2012
- Rumus Kelulusan UN 2012 Kemungkinan Tidak Berubah
- Formulasi UN 2012 Tak Akan Ubah
- Sistem Penentuan Kelulusan Ujian Nasional
- Ujian Nasional 2012 Dikhawatirkan Tidak Bisa Memetakan Kualitas Pendidikan
- Kredibilitas UN Terus Diragukan
- Pembahasan Sistem Pencegahan Kecurangan UN 2012
- Ujian Nasional 2012 Tetap Dilaksanakan
- Tahun 2012 Tetap ada Ujian Nasional
- Sistem UN 2012 Tidak Berubah
- Tips Sukses UN 2012
- Prediksi Soal Ujian Nasional 2012
- Saran PPP : Hapus UN SD pada 2012
- Redesign UN dan SNMPTN
- Integrasi UN-SNMPTN diharapkan Berlaku Tahun 2012
- UN 2012, Siswa Di NTT Akan "Diasramakan"
- Ujian Nasional Tahun 2012 harus Lebih Sulit
- Mimpi UN Tanpa Pengawas
0 comments:
Post a Comment